Herkis: Jadikan Target Sebagai Pelecut Semangat dan Motivasi

PSS-SLEMAN.CO.ID, SLEMAN - Hasil minor dari dua laga uji coba pra musim melawan klub Liga 1 yang telah dilakoni PSS menjadi evaluasi penting bagi coach Hery Kiswanto beserta jajaran tim pelatih. Dirinya menyatakan melawan dua tim penyandang gelar juara Liga 2 dan Liga 1 menjadi pelajaran penting bagi anak asuhnya untuk terus bekerja keras menjadikan tim mumpuni di Liga 2 musim 2018.

Target lolos ke Liga 1 musim depan tetap menjadi prioritas Herkis dan jajaran pelatih berserta pemain. Ia pun memberikan motivasi kepada para pemainnya untuk tidak menjadikan target tersebut menjadi beban melainkan proses yang dilalui dengan konsistensi dan stabilitas. 

"Hal tersebut kami jadikan pelecut untuk memberikan yang terbaik bagi Sleman fans demi menebus kegagalan musim sebelumnya. Saya memotivasi pemain agar target tersebut menjadi hal positif dilalui dengan proses yang stabil dan konsisten," ungkap Herkis, Kamis (01/03/2018) sore WIB.

Mantan pemain timnas era 80an yang menjadi ikon dari Krama Yudha Tiga Berlian menyatakan dirinya butuh waktu untuk membuat para pemainnya bermental juara dan menjadikan tim besutannya mumpuni di kompetisi mendatang. 

Pelatih yang akrab disapa Herkis menyatakan dirinya bukanlah tukang sulap yang sanggup mewujudkan sebuah tim bagus dalam sekejap. Dirinya bekerja berdasarkan program yang telah disusun bersama untuk dijalani.

"Saya bukan pesulap yang bisa bekerja dalam sekejap membangun sebuah tim bagus. Saya memiliki keyakinan di kompetisi mendatang PSS adalah tim yang bagus dan hal tersebut bisa tercapai dengan kebersamaan para pemain untuk evaluasi melalui perbaikan-perbaikan yang saya butuhkan," tegas Hekis. 

Menurut Herkis, jajaran tim pelatih sudah memiliki kerangka tim untuk mengarungi kompetisi mendatang dan mengenal posisi bermain para pemainnya. Hal tersebut juga Ia terapkan pada pemain di lini belakang. 

"Lini belakang menjadi sorotan karena masih lemah dalam antisipasi bola crossing. Saya yakin ada progres perbaikan, dan masih ada waktu untuk memantapkan kembali. Kemungkinan melakukan rotasi di lini belakang sangat terbuka," sambung Herkis.

Herkis menyatakan kekalahan dari dua tim yang levelnya di atas PSS menjadi modal krusial untuk mengevaluasi sejumlah kekurangan. Ia juga menyatakan mendapatkan pelajaran penting ketika berhadapan dengan tim yang memiliki pemain dengan postur yang lebih besar. 

"Hal ini sangat membantu saya agar di kompetisi mendatang hal tersebut bisa diminimalkan. Kita bisa bermain lebih efisien dan efektif, saatnya  sapu bersih, di mana harus tidak sapu bersih timingnya bisa kita lakukan." ujarnya.

Memungkasi interviu, Herkis kembali menyatakan bahwa target lolos Liga 1 tidak menjadi beban para pemainnya melainkan menjadi pelecut untuk memberikan hal terbaik bagi Sleman Fans dan PSS Sleman. (mf/pss-sleman.co.id)

Berita Terkait

Seto Berharap Karakter Permainan PSS Tidak Berubah

Tuesday, 12 June 2018

Mantan kapten PSS era medium 2000an tersebut menjelaskan progres pemahaman…

PSS U17 Jalani Seleksi Pemain Songsong Piala Suratin 2018

Saturday, 26 May 2018

Seleksi pemain dipantau langsung oleh Lafran Pribadi yang kembali ditunjuk…