Sinergitas Pemain dan Tim Medis PSS Sleman

PSS-SLEMAN.CO.ID, SLEMAN – Kembalinya Slamet Budiono di lapangan hijau setelah dibekap cidera cukup lama membuahkan hasil yang luar biasa. Bermain sebagai pemain pengganti pada menit ke-77, Ia sukses menorehkan gol tunggal kemenangan bagi PSS yang juga memastikan lolos ke babak delapan besar di Grup Timur Liga 2 2018 pada saat meladeni tuan rumah Semeru FC, Minggu (30/09/2018) silam. 
 
Pemain putra Jawa kelahiran Sumatra ini mampu melewati fase recovery dengan sukses berkat sinergistas yang Ia lakukan dengan tim medis (dokter tim, fisoterapis dan psikolog) untuk segera sembuh dari cidera.
 
Menurut psikolog tim PSS, Nurmalasari menghadapi penderitaan fisik dan mental akibat cedera, umumnya pemain memiliki penerimaan diri yang rendah merasa putus asa, bosan, cemas, frustasi, tertekan, dan merasa bahwa karirnya akan berakhir. 
 
“Beberapa bentuk pendampingan psikologis yang dapat dilakukan untuk menangani hal tersebut adalah memperbaiki mindset pemain terhadap cidera yang dialami, yakni mengurangi trauma secara sistematis (desensitisasi sistematis). Memberi harapan dan mengurangi kecemasan/panik, teknik penyesuaian sosial, positive self-talk, relaksasi, visualisasi, motivasi, dan ketrampilan konsentrasi,” ungkapnya. 
 
Ia juga menambahkan bahwa peran psikolog dalam pendampingan untuk pemain yang cedera bekerjasama dengan tim medis yang lain yaitu dokter dan fisioterapis. Pendampingan psikologis yang diberikan pada pemain yang cedera menggunakan pendekatan kognitif perilaku. 
 
“Pertama, pemain diberi pemahaman bahwa pikiran dan perilaku pemain mempengaruhi rasa sakit yang dialami, pemain diberi keyakinan bahwa ia mampu mengendalikan rasa sakitnya dengan mengelola pikiran dan emosinya.” 
 
“Kedua, memberikan latihan relaksasi untuk mengelola otot yang kaku, meredakan stress, melatih ketenangan emosi, dan mengalihkan perhatian pada rasa sakit.” 
 
“Ketiga, latihan untuk mengurangi pikiran negatif, meningkatkan pikiran positif, dan meningkatkan perilaku positif seperti latihan fisik secara rutin, teratur, dan proporsional, menjaga kondisi fisik dengan menjaga pola makan dan pola tidur,” tambahnya, Selasa (02/10/2018).
 
Ia juga merekomendasikan para pemainnya untuk tetap mengikuti kegiatan tim walau tidak bisa sama sekali berlatih di lapagan. 
 
&ldquo Walaupun tidak mengikuti latihan bersama tim, pemain diharapkan tetap mengikuti latihan di lapangan agar mengetahui program latihan yang diberikan pelatih serta tetap mendekatkan diri dengan kegiatan tim. Aspek lain yang juga mempengaruhi pemulihan pemain adalah dukungan sosial dari pemain lain dan pelatih,” tandasnya mengakhiri wawancara. (mf/pss-sleman.co.id)

Berita Terkait

Bawa Seluruh Pemain, PSS Tampil Full Team di Laga Final

Sunday, 02 December 2018

Laga final menjadi laga penutup bagi PSS Sleman di kompetisi…

Tidak Ada Akumulasi Kartu, PSS Tampil Full Team Hadapi Persiraja

Tuesday, 20 November 2018

Perjuangan PSS Sleman melaju ke babak semi-final Liga 2 2018…