Tahun 1996 - 1998

Tahun 1996 merupakan tahun peningkatan prestasi PSS. Pada tahun ini PSS menjadi juara kompetisi Divisi II wilayah DIY. Berikutnya bergabung dengan perserikatan wilayah Jateng dan menjadi juara juga. Berarti PSS maju ke tingkat Nasional. Stadion Tridadi merupakan saksi bisu kenaikan tingkat PSS. PSS promosi ke divisi I setelah berhasil lolos pada pertandingan playoff melawan PERSISS Sorong, Aceh Putraa dan Persipal Palu. Kala itu PSS didampingi oleh pelatih Suwarno.

Tahun 1997 PSS sudah mengikuti kompetisi yang lebih ketat di Divisi I. Dalam kompetisi perdana Divisi I ini PSS bergabung di grup II bersama PSJS, Persikabo, Persijap, dan Persewangi. Hasilnya PSS bertahan di Divisi I.

Tahun 1998 PSS bergabung di grup II bersama PSJS, Perserang, Persijap dan Persedikab dan tahun 1999 PSS bergabung di grup II bersama PSJS, Perserang, Persijap, dan Persewangi. PSS juga masih bertahan di Divisi I.

Siapa saja pengurus yang setia mendampingi perjuangan para pemain? Ada tiga orang yang setia mendampingi PSS di masa lalu. Bahkan sampai saat ini mereka masih setia bersama PSS, mesikpun dengan peran berbeda. Mereka adalah Sudarsono KH, Suparlan, dan H. Sukidi Cakrasuwignyo. Di masa lalu PSS identik dengan ketiga orang itu. H. Sukidi yang lebih dikenal Mbah Kidi lebih berperan sebagai motor dan motivator, sedangkan Sudarsono KH dan Suparlan lebih bereperan sebagai organisator.

Sumber: Buku Sepenggal Perjuangan PSS

Berita Terkait

Liga Bank Mandiri X 2003-2004

Friday, 03 April 2015

Kompetisi sarat prestasi bagi PSS Sleman

Liga Bank Mandiri IX 2002-2003

Friday, 03 April 2015

Liga Bank Mandiri sarat prestasi bagi PSS Sleman