Coach FM: Finishing Touch Harus Kembali Diperbaiki

PSS-SLEMAN.CO.ID, SLEMAN - Kemenangan 3-1 punggawa PSS Sleman atas tim tamu Madiun Putra tetap meninggalkan evaluasi bagi peatih Freddy Mulli. Pria yang besar dengan sepakbola Surabaya tersebut menyatakan bahwa para pemainnya kurang tenang dalam penyelesaian akhir sehingga banyak peluang hilang percuma.

"Mereka bermain kurang fokus, serta tergesa-gesa sehingga peluang-peluang emas tidak mampu dikonversikan menjadi gol," ungkapnya, Minggu (04/06/2017) malam WIB saat konperensi pers.

Ia juga menyoroti konsentrasi pemainnya sangat menurun di 30' babak ketiga. Pelatih yang akrab di sapa Om Freddy tersebut melihat hal tersebut karena penurunan stamina pemain.

"Faktor para pemain yang sebagian besar berpuasa dan kami mengadakan latihan hanya satu kali dalam sehari sangat mempengaruhi tingkat stamina mereka. Inilah tantangan tim pelatih untuk menambah porsi latihan di bulan puasa," timpal coach Freddy.

Coach Freddy juga menjelaskan regulasi laga yang berbeda seperti biasanya untuk memberikan kesempatan kepada semua skuatnya bermain. Pada laga tersebut, permainan dibagi dalam tiga babak, setiap babaknya diberikan waktu 30' dengan istirahat 10' untuk setiap pergantian babaknya.

"Kami bersepakat dengan Pak Sartono Anwar mengenai regulasi laga ini untuk memberikan kesempatan semua pemain bermain di libur kompetisi bulan Ramadan ini."

Kedua pelatih pun menyatakan pentingnya mengadakan uji coba selama libur Ramadan. Selain menjaga mental bertanding bisa menjadi evaluasi baik secara taktik dan stamina pemain. (mf/pss-sleman.co.id)

Berita Terkait

PSS Sleman Kalah Tipis Atas Persebaya di Laga Celebration Game

Sunday, 10 December 2017

Kedua tim berhasil menyuguhkan pertandingan menarik di depan puluhan ribu…

Akhiri Perlawanan Persid Jember, PSS Sleman U17 Melangkah ke Semifinal

Monday, 23 October 2017

PSS-SLEMAN.CO.ID, SLEMAN - Perjalanan Elang Muda di turnamen Pertamina Piala…