Pra Laga PSS Sleman vs Madiun Putra, Adu Taktik Pelatih Senior

PSS-SLEMAN.CO.ID, SLEMAN - Laga PSS Sleman vs Madiun Putra, Minggu (04/06/2017) malam WIB di Stadion Maguwoharjo, walau hanya bertajuk laga ujicoba pertemuan kedua tim ini menjadi situasi yang khas adu taktik pelatih senior. Sartono Anwar maupun Freddy Mulli, keduanya termasuk pelatih senior mumpuni di pentas sepakbola Indonesia. Keduanya memiliki konsentrasi yang sama ketika membesut sebuah tim menggenjot fisik para pemainnya menjadi elemen utama dalam membangun sebuah tim sepakbola.

Sartono Anwar yang akrab disapa Mbah Sar, pernah menukangi PSS Sleman musim 2014 walau hanya setengah musim namun pola latihan fisik bagi stamina punggawa Super Elja kala itu menjadi salah satu poin utama tim. Ayah dari pesepakbola Nova Ariyanto tersebut juga dikenal dengan karakter tegas dan disiplin dalam membimbing para pemainnya tak pelak julukan Mbah Galak disematkan padanya.

Soal prestasi, kakek dari tiga cucu ini pernah membawa PSIS Semarang juara Perserikatan musim 1986/1987 mengalahkan Persebaya Surabaya di partai final yang digelar di SUGBK dengan skor 1-0. Saat ini, Mbah Sar membesut Madiun Putra yang bertengger di posisi runner-up Grup 5 Liga 2 musim 2017. 

Sosok Freddy Mulli, pria kelahiran Palopo Sulsel juga memiliki karakter yang tidak jauh beda dengan Sartono Anwar ketika membesut sebuah tim sepakbola. Disiplin, tegas serta cenderung keras dalam melatih tim namun sangat familiar di luar lapangan terhadap pemain.

Pemilik postur jangkung ini memiliki filosofi ketika melatih sebuah tim, yakni menjadikan porsi latihan fisik menjadi elemen utama di sepanjang kompetisi. Ia menjelaskan bahwa ketika kebugaran pemain dalam top form sebuah tim dapat melakukan eksplorasi mendalam potensi yang dimilikinya dan membuat mudah pelatih membuat variasi komposisi permainan.

Om Freddy sapaan akrabnya dikenal sebagai pelatih yang memiliki sentuhan emas ala Raja Midas. Klub-klub pinggiran atau dalam kondisi terpuruk melalui racikan emasnya mampu menjadi klub yang disegani dalam sebuah kompetisi. Persebaya Surabaya dan PSMS Medan dua klub yang pernah menjadi juara dan runner-up di pentas sepakbola nasional. Diberi amanah membesut PSS Sleman di pentas Liga 2 musim 2017, Ia mampu sementara ini membawa Busari cs ke peringkat dua di Grup 3 dengan mencetak 7 gol kebobolan 1 gol.

Duel seru yang melibatkan dua pelatih senior menjadi tajuk utama di laga ini. Siapakah yang layak menjadi yang terhebat di laga ini, lapangan hijau menjadi pembuktian keduanya. (mf/pss-sleman.co.id)

Berita Terkait

PSS Sleman Ungguli Juniornya Tiga Gol Tanpa Balas

Tuesday, 20 June 2017

Menutup rangkaian Safari Ramadhan 2017, Risky Novriansyah cs membawa kemenangan…

Laga Uji Coba PSS vs PSIS Berakhir Imbang

Sunday, 11 June 2017

Laga uji coba yang mempertemukan PSS Sleman dengan PSIS Semarang…